Karena Allah Mencintaimu

Ketahuilah bahwa apa yang Anda baca merupakan hujah bagi Anda, atas dasar bacaan yang Anda baca. Allah telah berfirman:

“Katakanlah, apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui” ( QS. Az Zumar: 9 )

Tanyakanlah kepada diri Anda sendiri mengapa Allah memilih Anda, dan bukan orang lain untuk membaca. Tak diragukan lagi karena Allah mencintai Anda. Dia menghendaki kebaikan kepada Andadan menghendaki Anda untuk membaca.

Beramallah, Anda akan mendapat balasan, Anda akan masuk syurga.

Berkata Yahya Bin Muadz, “Perkataan itu baik, namun yang lebih baik dari sekedar kata adalah maknanya, yang lebih baik dari maknanya adalah praktiknya, yang lebih baik dari praktik adalah balasannya, yang lebih baik dari balasan adalah keridhaan Allah yang karenanya kamu beramal”.

Jangan lupa Anda membeli buku kecil ini untuk Anda hadiahkan kepada tetangga, kawan atau untuk Anda sumbangkan ke perpustakaan masjid. Bukan merupakan sifat orang pemurah yang menahan memberi kebaikan kepada tetangga.

Perjanjian

“Aku berjanji kepada Allah, akan menempuh jalan yang diridhai-Nya dengan segenap kemampuanku, hingga aku ridha surga menjadi gantinya. Aku akan bersabar dengan syahwat dunia untuk aku nikmati kelak di akherat. Aku rela lapar hari ini untuk kenyak hari esok, dan aku akan menjadikan hari-hari yang terbilang di bulan Ramadhan ini sebagai titik tolak menuju surga Firdaus yang tinggi, dan lompatanku menuju surga untuk menjadi tetangga para Nabi, para sahabat dan syahid,”

Inilah janjiku kepada Rabb-ku, aku berjanji tak akan ingkar dan menunda selama aku hidup. Sungguh Allah Dialah sebaik-baik penolong dan Maha Pengabul doa. Ya Allah janganlah Engkau lupakan aku dengan janji ini, dan ingatkan aku bila terlupa. Tetapkan aku dalam nikmat hidayah, dan bersegera dalam amal kebaikan dan meninggalkan kemungkaran, yang Engkau berikan kepadaku di bulan Ramadhan”.

Sebuah Ajakan

Wahai orang yang sekian lama menghilang

Wahai orang yang bertambah jauh dari Allah

Wahai orang yang bergumul dengan dosa

Padahal hari kiamat kian mendekat

Wahai orang yang panjang angan

Wahai orang yang buruk perbuatan

Wahai orang yang manis ucapan namun buruk perbuatan

Wahai orang yang menyia-nyiakan usia, padahal itu yang paling berharga

Wahai orang yang tenggelam dalam dunia, di sanalah berawal dan di sanalah berakhir kiamat

Mari berjanji bersama kepada Allah, dan jangan kita ingkari

Saling mengingatkan, selalu dalam kebaikan dan kesabaran

Mari Bersama-sama Mengamalkan Wasiat ini

Biasakan Dzikrullah Sepanjang Hari.

Berkata Abu Hamzah Al Baghdadi: “Sesuatu yang mustahil bila engkau mencintai Allah kemudian tidak mengingat- Nya, mustahil kau mengingat Allah namun tidak merasakan kenikmatanberzikir, mustahil pula engkau merasakan kenikmatan berzikir kemudian disibukkan dengan selain-Nya.”

Firman Allah:

“Ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring.” (QS. An- Nisaa: 103)

Perbanyak Istighfar Siang Dan Malam.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Barangsiapa yang ingin bergembira melihat catatan amalnya, maka perbanyaklah istighfar. (Hadits Shahih)

Dalam sabda yang lain:

“Barangsiapa yang memohonkan ampun kepada kaum muslimin dan muslimat maka Allah akan menuliskan setiap mukmin dan mukminat satu kebaikan.”

Allah berfirman:

“Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, -sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun.”

(QS. Nuh: 10 )

Baca Al Qur’an dengan Kehadiran Hati

Abdullah Bin Mas’ud berkata:

“Janganlah membaca Al Qur’an seperti membaca syair atau puisi, namun renungkanlah setiap keajaibannya dan gerakkanlah hatimu. Jangan jadikan tujuanmu membaca hanya akhir surat”.

Allah berfirman:

“Bacalah Al Qur’an dengan tartil ( perlahanlahan) ( QS. Al Muzamil: 4 )

Hadir di Masjid Sebelum Adzan

Sofyan Bin Uyainah telah berkata kepada Anda, “Janganlah seperti hamba yang buruk , dia tidak datang kecuali bila dipanggil, datangilah shalat sebelum adzan.

Firman Allah:

“Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orangorang yang beriman.” (QS. An-Nisa: 103 )

Evaluasi Amal yang Telah Dilakukan

Hasan Al Bashri berkata kepadamu,

“Instrospeksilah dirimu ketika malam menjelang, lihatlah dosa apa yang telah engkau perbuat, bertaubatlah kepada Allah, tidaklah seseorang meninggalkan qiyamullail kecuali karena dosa yang belum ditaubatinya”

Firman Allah SWT :

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu

kerjakan”. ( QS. Al Hasyr: 18 )

Perbanyaklah Sedekah

Adalah Syaikhul Islam Abu Mu’tamar At Taimy tidak berlalu sejenak kecuali ia sudah bersedekah meski dengan sedikit hartanya, bila ia tidak memiliki sesuatu untuk disedekahkan maka ia akan mengerjakan shalat dua rekaat karena Allah.

“Berinfaklah dari rezeki kalian.” (QS. Al- Munafiqun: 10 )

Enyahkan Kata “Nanti”

Karena Anda tidak dapat menjamin hidup hingga esok hari, jika Anda masih hidup esok, mungkin ada halangan yang merintangimu untuk melakukan kebaikan.

Seseorang berkata kepada Umar Bin Abdul Aziz ketika melihat raut wajahnya tersirat kelelahan beraktifitas, “Tunda saja sisa pekerjaanmu hingga esok,”

Umar Bin Abdul Aziz kemudian berkata, “Pekerjaan satu hari saja sudah menyibukkanku, bagaimana lagi bila berkumpul dalam dua hari”

“Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu: “Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi.” (QS. Al Kahfi: 23 )

Tidaklah penting berapa kali Anda terjatuh dalam dosa, namun yang lebih penting adalah berapa kali Anda bertaubat dan berusaha meninggalkan dosa. Oleh karena itu Abul Jauza memberi kabar gembira kepada kita seraya berkata:

“Sesungguhnya seorang hamba melakukan dosa hingga ia menyesali perbuatannya itu hingga ia dimasukkan ke dalam surga. Kemudian syaithan berkata: “ Celakalah aku, seandainya aku tidak menjerumuskannya kedalam dosa,

Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa[semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang “ (QS. Az Zumar: 53)

Bisikan Terakhir

Akhirnya kita tiba di lembaran terakhir, setelah itu Anda akan menutup dua sisi buku ini. Anda letakkan buku ini dan Anda akan beristirahat dari lelahnya membaca dan menelaah buku ini. Anda sudah menyelesaikan lembar demi lembar hingga lembaran terakhir. Harapan kita semua, semoga ini bisa menjadi sauh tempat bersandar kelak di akhirat. Hingga kita bertemu ditepi telaga Al-Kautsar.

Usahakanlah agar mengulang membaca buku ini meski sekali dalam sepekan selama bulan Ramadhan. Buku kecil ini begitu semerbak dengan kisah untuk memanjakan Anda agar lebih berkesan di hati.

Berkata Al Junaid bin Muhammad, “Kalaulah ilmu yang kutulis atau yang kukatakan berasal dari diriku sendiri maka dia pasti akan hilang, akan tetapi dari kebenaranlah semua berasal dan kepada kebenaranlah semua kembali”