Muhammad Asri Zainal Abidin

Bolehkah Berenang Ketika Berpuasa?

Seseorang yang berenang ketika berpuasa seperti nelayan ataupun bertugas sebagai perenang professional ataupun seseorang yang sengaja menyejukkan badannya tidak membatalkan puasa.

Hanya saja, dia hendaklah berusaha semampunya agar air tidak masuk ke dalam perutnya. Tiada alasan untuk puasanya dianggap batal hanya karena dia berenang dalam air.

Bahkan Syaikh Muhammad Salih Ibnu Utsaimin pernah menyebut dalam fatwanya: berenang itu mungkin bisa mencerdaskan dan meringankan beban seseorang ketika ibadah, maka tiada larangan untuk itu.

Siapa yang berenang untuk menyejukkan badan ketika berpuasa bukan satu kesalahan. Menyejukkan badan ataupun mengurangi dahaga dengan menyiram ke atas kepala air ketika puasa pernah dilakukan oleh Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Imam Malik di dalam al-Muwatha’, Ahmad dan Abu Daud di dalam Sunan-nya, Abu Bakar bin Abd al-Rahman meriwayatkan:

“Telah berkata sahabat yang menceritakan kepadaku: “Aku melihat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam di al-`Arj (nama tempat) mencurahkan air ke atas kepala beliau ketika beliau berpuasa disebabkan dahaga atau panas.”