All posts in Biografi
Gerakan Nasionalisme
Gerakan Nasionalisme Pada tahun 1919 terjadi Revolusi Mesir. Ketika itu usia saya 13 tahun dan masih menjadi siswa madrasah I’dadiyah di Mahmudia. Masih saja terlintas di benak saya peristiwa berbagai demonstrasi mahasiswa dan pemogokan massal yang meliputi seluruh negeri. Juga …
Menegakkan Syi’ar di Madrasah
Menegakkan Syi’ar di Madrasah
Sekalipun keadaan tidak begitu kondusif, namun seringkali suasana dakwah cukup dominan. Ketika itu, saya selalu mengumandangkan adzan zhuhur dan ashar di mushala madrasah.
Hari-Hari Diam dan Uzlah
Kami memiliki hari-hari yang pada saat itu kami bernadzar untuk tidak berbicara dan menyingkir dari keramaian. Masing-masing kami tidak boleh bercakap-cakap kecuali dengan ungkapan dzikir atau
Kunjungan dan Silaturahim
Setiap hari Jumat, tatkala kami tinggal di Damanhur, kami seringkali mengadakan rihlah untuk mengunjungi salah seorang ulama yang dekat dari kota Damanhur. Kadang-kadang kami berkunjung ke
Malam-malam di Masjid Al Jaisy
Saya tidak akan lupa dengan kegiatan pada malam hari di Masjid Al-Jaisy atau Mushala Hathathabah yang berada di dekat jembatan Falaqah di Kota Damanhur. Peserta ceramah
Hari-hari di Damanhur
Hari-hari di kota Damanhur dan di Madrasah Mu’alimin merupakan hari-hari yang tenggelam dalam nuansa tasawuf dan ibadah. Mereka mengatakan bahwa kehidupan manusia ini terbagi menjadi beberapa
Tentang Tasawuf
Barangkali ada manfaatnya jika dalam memoar ini saya mengemukakan beberapa pandangan seputar tasawuf dan tarekat dalam sejarah dakwah Islam. Tema ini meliputi perkembangan tasawuf, pengaruhnya, juga
Ath Thariqah Al Hashafiyah
Di sebuah masjid kecil saya melihat Al Ikhwan Al Hashafiyah (para pengikut tarekat Hashafiyah) melakukan dzikir setiap malam usai shalat ‘isya. Saya sendiri secara tekun menghadiri
Asosiasi Anti Haram
Kegiatan internal di atas sepertinya belum dapat memuaskan keinginan para siswa dalam melakukan gerakan perbaikan. Mereka pun lalu berkumpul; antara lain Ustadz Muhammad Ali Badir (sekarang
Madrasah Al Mu’alimin Al Awwaliyah di Damanhur
“Siswa yang satu ini” dapat memenui janjinya, yakni melanjutkan hafalan Al Qur’an yang pernah dimulainya dahulu di Madrasah Ar Rasyad. Kini ia tambah seperempatnya lagi hingga








