Hasan Al Banna

Menuju Cahaya: Keistimewaan Orientasi Islam

Jika kita menempuh jalan Islam ini bersama umat, kita dapat memetik banyak, manfaat darinya. Hal ini antara lain dikarenakan:

  1. Kebenaran manhaj Islam telah teruji dan sejarah telah menjadi saksi atas keunggulannya.
  2. Manhaj Islam telah berhasil mencetak umat paling kuat, paling utama, paling sarat kasih sayang, dan paling diberkati di antara bangsa-bangsa yang ada.
  3. Dengan kesucian manhaj Islam dan telah bersemayamnya manhaj ini dalam dada manusia. menjadikannya mudah diterima semua kalangan, mudah dipahami, dan mudah diikuti pesan-pesannya. Apalagi Islam juga membenarkan bahkan menanamkan kebanggaan berbangsa dan memberikan bimbingan kepada manusia agar mencintai tanah airnya. Mengapa demikian? Karena kita harus membangun kehidupan ini di atas nilai-nilai kehidupan kita sendiri, tanpa perlu mengambil milik orang lain. Dan pada yang demikian itulah kita dapatkan hakekat kemerdekaan sosial dan kemuliaan hidup, setelah kemerdekaan secara politik.
  4. Berjalan di atas jalan ini berarti mengokohkan persatuan Arab secara khusus, dan persatuan Islam secara umum. Dunia Islam dengan segenap jiwanya telah memberikan kepada kita kepekaan perasaan, kelemahlembutan, dan dukungan, sehingga kita menyaksikan sebuah jalinan yang demikian kuat antara kita dengan Islam, yang keduanya saling memberi dukungan dan saling menghormati. Pada yang demikian itu ada sebuah keberuntungan (peradaban) yang besar, yang tidak mungkin diingkari oleh siapa pun.
  5. Manhaj Islam adalah manhaj yang sempurna dan menyeluruh. Ia memuat sistem paling utama untuk memandu kehidupan umat secara umum, baik kehidupan lahiriah maupun batiniah. Inilah keistimewaan Islam apabila dibandingkan dengan ajaran lain, di mana ia (Islam) meletakkan undang-undang kehidupan umat ini di atas dua pondasi pokok: mengambil yang maslahat dan menjauhi yang madharat.

Apabila kita menempuh jalan ini, kita akan terhindar dari berbagai kesulitan hidup, sebagaimana yang melanda berbagai bangsa yang tidak mengenal jalan ini, apalagi menempuhnya. Di atas jalan ini pula kita dapat memecahkan berbagai persoalan hidup yang pelik, yang tidak mungkin dapat dipecahkan oleh sistem nilai mana pun. Kita nukilkan ungkapan Bernard S. yang berkata, “Alangkah butuhnya dunia ini kepada seorang seperti Muhammad, yang dapat memecahkan berbagai persoalan pelik sembari meneguk secangkir kopi.”

Jika kita menempuh jalan ini, akan datanglah pertolongan dan dukungan Allah Subhanahu wa Ta’ala dari belakang kita. Kedatangannya akan memompa semangat kita tatkala diliputi kelesuan, melepaskan kita dari kesulitan, meringankan kita dari beban berat, dan mendorong kita agar terus maju.

“Janganlah kamu berhati lemah dalam mengejar musuhmu. Jika kamu menderita sakit, maka sesungguhnya mereka pun menderita sakit sebagaimana kamu, sedang kamu mengharap dari Allah apa yang tidak mereka harapkan. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana.” (An-Nisa: 104)